Logo UIN Gus Dur

PERPUSTAKAAN

UIN K.H. Abdurrahman Wahid

Pekalongan (26/04/2024) – Pustakawan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Workshop Peningkatan Kapasitas Pustakawan dalam

Memahami Bahan Pustaka Berbahasa Arab pada Jum’at, 26 April 2024 di Meeting Room perpustakaan lantai 1. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengabdian dosen program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), M. Al Ghiffari, M.Pd. dan M. Zayinil Akhas, M.Pd, dengan kajian tema yang sama. Penelitian dilatarbelakangi adanya problematika pustakawan dalam melakukan proses katalogisasi saat pengolahan bahan pustaka berbahasa Arab. Salah satunya disebabkan oleh pendidikan pustakawan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan rata-rata berasal dari pendidikan perpustakaan secara umum, tidak mempelajari bahasa asing secara khusus termasuk bahasa Arab.

Pustakawan yang hadir dalam acara ini, diantaranya Nani Nuryani, S.Hum, Khusnu Asirah, S.I.Pust, Nora Septiyani, A.Md, dan Ridho Aji Anggana, S.I.Pust. Hadir pula petugas layanan referensi, Rizi Jawani, S.E, yang bertugas langsung melayani pemustaka yang memanfaatkan koleksi kitab berbahasa Arab dan mengakses anjungan Maktabah Syamilah. Dalam FGD, Akhas menghimpun hasil observasi dari pustakawan dan petugas perpustakaan mengenai pemahamannya terhadap bahasa Arab, khususnya saat mengolah bahan pustaka yang nantinya akan disajikan untuk pemustaka. Selain menceritakan riwayat belajar bahasa Arab sejak kecil hingga sekarang, pustakawan juga menjelaskan kesulitannya terutama dalam menentukan subjek buku. Hasil observasi ini nantinya dapat digunakan oleh peneliti untuk menentukan solusi berkelanjutan sebagai wujud pengabdian terhadap institusi, khususnya perpustakaan.

Usai FGD, acara dilanjutkan dengan workshop yang diisi materi tentang pengenalan khat kaligrafi dan cara memahami bahan pustaka berbahasa Arab. Ghiffari menjelaskan bahwa ada cara khusus untuk mengetahui dan menentukan judul, penulis, dan penerbit berdasarkan letak tulisan pada cover buku dan jenis huruf (khat) yang digunakan. Pustakawan setidaknya mengenali khat dalam ilmu kaligrafi karena dapat sedikit membantu dalam mengolah bahan pustaka. Ghiffari juga mengajak pustakawan yang hadir untuk mencoba membaca beberapa cover bahan pustaka berbahasa Arab dan menentukan identitasnya.

Kepala Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Hj. Junaeti, S.Sos, M.M, mengapresiasi adanya penelitian yang mengkaji pustakawan ini. Untuk mendukung lancarnya penelitian, Junaeti memberikan kesempatan kepada para peneliti untuk berdiskusi langsung dengan para pustakawan, baik yang bertugas di bidang teknis maupun bidang layanan pemustaka. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pustakawan dalam memahami bahan pustaka berbahasa Arab.

Pustakawan dan petugas perpustakaan sudah seharusnya melakukan upgrade diri dalam meningkatkan kemampuannya menghadapi tantangan dunia literasi yang semakin kompleks. Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan juga akan terus mendukung sumber daya manusianya untuk berkembang dan meningkatkan kapasitasnya dalam melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan.

Penulis : Khusnu Asirah
Editor : Nani Nuryani