Logo UIN Gus Dur

PERPUSTAKAAN

UIN K.H. Abdurrahman Wahid

Pekalongan (03/02/2025) – Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan menyambut baik kedatangan tim Satuan Pengawas Internal (SPI) dalam rangka audit operasional semester ke dua tahun 2024.

Acara dilaksanakan pada Senin, 3 Januari 2025 bertempat di ruang meeting perpustakaan lantai 1. Audit operasional ini dilaksanakan di seluruh fakultas, lembaga, unit, dan rektorat dengan menugaskan tim auditor selama tanggal 3-10 Februari 2025. Adapun tim auditor yang hadir di perpustakaan, diantaranya Agus Arwani, Yunita L. Utami, Agung Barok P, Aan Fadia Annur, Mukoyimah, Naili Dwi S. Sedangkan tim perpustakaan yang hadir pada acara ini yaitu Kepala Perpustakaan didampingi oleh para koordinator bidang dan tim Unit Penjaminan Mutu (UPM).

Kepala Perpustakaan, Hj. Junaeti, S.Sos, M.M, dalam sambutannya menyatakan bahwa perpustakaan selalu menyambut baik dengan adanya audit operasional SPI, karena dapat dijadikan sebagai rambu-rambu untuk bekerja sesuai koridor yang baik dan benar. Junaeti menjelaskan beberapa kegiatan berbasis anggaran yang telah dilaksanakan pada semester ke dua tahun 2024 yang lalu. Selain itu dengan keterbatasan anggaran yang diperoleh pada tahun 2025, perpustakaan akan tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan yang rutin dilakukan tiap tahunnya, seperti lomba menulis resensi, penguatan literasi, kegiatan inklusi, dan workshop. “Sebenarnya kegiatan-kegiatan perpustakaan ini ditujukan untuk meningkatkan skill civitas akademika, disamping juga untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka,” ungkapnya.  

Dalam acara ini, Ketua Tim Auditor SPI, Agus Arwani, S.E, M.Ag, juga menjelaskan bahwa kedatangan tim auditor di perpustakaan dalam rangka melaksanakan tugas dari Rektor UIN Gus Dur Pekalongan. Untuk mengamankan kinerja, auditor akan memeriksa dan mengkonfirmasi hal-hal yang bersifat non-akademik baik terkait anggaran maupun non-anggaran. “Harapannya, audit operasional SPI ini dapat mendukung perpustakaan untuk lebih siap menghadapi audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) nantinya,” terang Agus. Menurutnya, dengan adanya status Badan Layanan Umum (BLU), maka secara otomatis seluruh bagian di lingkungan UIN Gus Dur Pekalongan harus siap dengan akan adanya monitoring dan audit setiap saat baik dari SPI, KAP, BPK, LPM, ISO, dan sebagainya.   

Perpustakaan memperoleh banyak masukan dari pelaksanaan audit kali ini untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya. Secara umum, perpustakaan dinilai baik oleh tim auditor melalui pemeriksaan kelengkapan dokumen kinerja yang menunjukkan kinerja perpustakaan telah dilaksanakan dengan baik. Beberapa catatan penting yang masih perlu diperhatikan oleh perpustakaan adalah ketelitian dalam melengkapi dokumen kinerja sehingga diharapkan perpustakaan akan selalu siap setiap saat untuk menghadapi audit.   


Penulis : Khusnu Asirah

Editor : Nani Nuryani