Logo UIN Gus Dur

PERPUSTAKAAN

UIN K.H. Abdurrahman Wahid

Pekalongan (03/03/2025) - Buku Gus Dur itu Isme: Biografi Sang Pluralis karya Jonar T.H. Situmorang merupakan salah satu karya yang menggambarkan perjalanan hidup, pemikiran, dan perjuangan K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai tokoh pluralisme di Indonesia.

Buku ini tidak hanya membahas biografi dan keluarga Gus Dur secara kronologis, tetapi juga menggali lebih dalam tentang ideologi dan pemikirannya yang seringkali kontroversial, namun tetap relevan dalam konteks keberagaman dan demokrasi di Indonesia.

Sejak awal, Jonar T.H. Situmorang menekankan bahwa Gus Dur adalah sosok yang tidak bisa dipisahkan dari konsep pluralisme dan toleransi. Dengan latar belakang sebagai seorang ulama sekaligus intelektual, Gus Dur tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan. Hal ini tercermin dalam berbagai kebijakan dan langkah-langkahnya, baik saat memimpin Nahdlatul Ulama (NU) maupun ketika menjabat sebagai Presiden ke empat Republik Indonesia.

Buku ini menguraikan bagaimana Gus Dur mengembangkan Islam yang moderat dan inklusif. Beliau menekankan bahwa Islam seharusnya menjadi agama yang membawa rahmat bagi seluruh umat manusia, bukan hanya bagi kelompok tertentu. Dalam berbagai pidato dan tulisan-tulisannya, Gus Dur kerap menegaskan pentingnya menghargai perbedaan dan menolak fanatisme agama yang sempit. Sikap ini yang kemudian menjadikannya sebagai salah satu tokoh paling dihormati oleh berbagai kalangan, baik muslim maupun non-muslim.

Selain aspek pemikiran, buku ini juga membahas perjalanan politik Gus Dur yang penuh dengan dinamika. Jonar T.H. Situmorang mengupas bagaimana Gus Dur dengan segala keterbatasannya, berhasil menduduki posisi sebagai presiden di era reformasi. Namun, masa kepemimpinannya yang singkat juga tidak terlepas dari kontroversi dan tekanan politik. Buku ini mencoba menyajikan analisis mengenai berbagai kebijakan yang diambilnya, serta alasan-alasan di balik kejatuhannya dari kursi kepresidenan.

Yang menarik dari buku ini adalah cara penulis menghubungkan pemikiran Gus Dur dengan berbagai isu sosial dan politik yang terjadi di Indonesia. Dari kebijakan soal hak-hak minoritas, kebebasan beragama, hingga keterlibatan militer dalam politik, semuanya dibahas dalam perspektif Gus Dur yang unik. Buku ini juga menampilkan berbagai kutipan dari Gus Dur yang menggambarkan kecerdasannya dalam merespon isu-isu tersebut dengan humor khasnya.

Suatu ketika Gus Dur bercerita tentang seorang pejabat negara yang diundang ke luar negeri. Beliau lalu mengisahkan seorang istri pejabat yang dijamu makan malam dalam sebuah kunjungan tersebut. Istri pejabat tersebut ditawari makanan pembuka oleh pramusaji, “Do you like salad, Madame?” Dengan percaya diri, istri pejabat tersebut menjawab, “Oh, sure, I like Shalat five times a day, Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib and Isya.” (halaman 256)

Namun, buku ini tidak hanya memuji Gus Dur. Jonar Situmorang juga mengkritisi beberapa keputusan dan sikap Gus Dur yang dinilai kurang tepat. Misalnya, beberapa kebijakannya sebagai presiden yang dianggap kurang efektif atau terlalu berani sehingga menimbulkan konflik dngan berbagai pihak. Dengan pendekatan yang objektif, pembaca diajak untuk melihat sosok Gus Dur secara lebih utuh—sebagai manusia yang memiliki kelebihan sekaligus kekurangan.

Secara keseluruhan, Gus Dur itu Isme: Biografi Sang Pluralis adalah buku yang sangat layak dibaca, terutama bagi kita yang ingin memahami lebih dalam tentang pemikiran dan perjuangan Gus Dur. Buku ini tidak hanya memberikan wawasan tentang sejarah politik Indonesia, tetapi juga menawarkan refleksi mendalam mengenai pentingnya toleransi dan keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan gaya penulisan yang mengalir dan bahasa yang mudah dipahami, buku ini mampu menarik perhatian berbagai kalangan pembaca, baik akademisi, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Bagi siapa pun yang ingin mengetahui lebih jauh tentang sosok Gus Dur dan pengaruhnya dalam membentuk wajah Indonesia yang lebih inklusif, buku ini menjadi salah satu bacaan yang sangat direkomendasikan.


Penulis: Sakhat Maulidah (Sahabat Perpustakaan 2024)

Editor: Khusnu Asirah

 

Identitas Buku

Judul Buku

:

Gus Dur Itu Isme: Biografi Sang Pluralis

Pengarang

:

Jonar T.H. Situmorang

Bidang Ilmu

:

Biografi

Ukuran

:

15 x 23 cm

Halaman

:

354 halaman

Penerbit

:

Arruzz Media

Tahun Terbit

:

2020

ISBN

:

978-602-313-268-3

Â