Pekalongan (03/06/2025) – Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan turut serta berkolaborasi dengan Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) dan tiga perpustakaan PTKIN lainnya menyelenggarakan kegiatan Collaboration In House Training (IHT) Tata Kelola Turnitin.
Perpustakaan PTKIN lain tersebut yaitu Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto, dan Perpustakaan UIN Sunan Kudus. Acara yang diselenggarakan pada Selasa, 3 Juni 2025 secara daring melalui zoom meeting ini menghadirkan masing-masing kepala perpustakaan sebagai narasumber.
Kegiatan kolaborasi IHT ini bertujuan sebagai sarana diskusi antar perpustakaan agar dapat saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan Turnitin di institusi masing-masing. Selain pemaparan materi teknis seputar pengelolaan akun Turnitin, para narasumber dan peserta juga melakukan diskusi terkait problematika yang terjadi dalam mengelola aplikasi ini. Adapun narasumber dalam acara ini, diantaranya Mufid, S.Ag, S.S, M.Hum (Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang), Indah Wijaya Antasari, S.Sos, M.I.Kom (Kepala Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto), Slamet Siswanto, M.Kom (Perpustakaan UIN Sunan Kudus), dan Hj. Junaeti, S.Sos, M.M (Kepala Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan).
Bagi Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan, kegiatan IHT merupakan salah satu rangkaian seri literasi yang menjadi agenda kegiatan perpustakaan tahun ini. Selain menyelenggarakan IHT bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, perpustakaan juga memberikan pelatihan kepada para pustakawan dan tenaga perpustakaan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola perpustakaan.
Dalam diskusi, Kepala Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan, Hj. Junaeti, S.Sos, M.M, menyampaikan apresiasi terhadap kerjasama APPTIS dengan perpustakaan PTKIN yang mengikuti kolaborasi IHT kali ini. “Saya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, teman-teman di perpustakaan kami dapat belajar tentang layanan Turnitin untuk civitas akademika yang berlaku di perpustakaan lain,” ungkapnya. Junaeti juga berperan langsung sebagai moderator untuk mengarahkan jalannya sharing session dan diskusi pada acara IHT.
IHT Tata Kelola Turnitin sangat penting untuk diselenggarakan bagi para pengelola perpustakaan. Hal ini agar dapat memperkuat pemahaman dan keterampilan untuk mengelola aplikasi Turnitin yang telah menjadi alat penting dalam dunia akademik. Dengan adanya kolaborasi antar perpustakaan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi pengelolaan teknologi informasi di lingkungan perpustakaan perguruan tinggi, namun juga dapat memperkuat sinergi dalam membangun budaya akademik yang sehat dan bebas plagiarism.
Penulis : Khusnu Asirah
Editor : Nani Nuryani