Logo UIN Gus Dur

PERPUSTAKAAN

UIN K.H. Abdurrahman Wahid

Pekalongan (25/06/2025) - Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) pada Rabu, 25 Juni 2025 di Gedung Fakultas Humaniora, UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, bersama 21 perpustakaan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKIN) lainnya.

Acara ini dilaksanakan selama 23-25 Juni 2025 bersamaan dengan diselenggarakannya The 1st Annual Conference of APPTIS 2025 di Homestay Theater, Fakultas Humaniora lantai 3 UIN Maliki Malang. Konferensi perdana yang mengusung tema “Masa Depan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Tengah Efisiensi Anggaran: Adaptasi, Inovasi, dan Kolaborasi” ini menjadi wadah strategis bagi pustakawan, akademisi, dan praktisi informasi untuk memperkuat peran perpustakaan di era tantangan anggaran dan transformasi digital.

Dalam kegiatan ini, Perpustakaan UIN Gusdur Pekalongan diwakili oleh Hj. Junaeti, S.Sos, M.M. (kepala perpustakaan), Nani Nuryani, S.Hum. (pustakawan), Fatonah, S.Kom. dan Ida Royani, S.Kom. (staf perpustakaan). Delegasi ini diharapkan dapat mengikuti rangkaian agenda APPTIS, meliputi Seminar, Workshop, Rakernas, dan Call for Paper. Kegiatan kali ini diikuti oleh lebih dari 80 peserta dari 45 perguruan tinggi Islam negeri dan swasta, perguruan tinggi umum, dan perguruan tinggi keagamaan Kristen negeri.  

Kegiatan resmi dibuka langsung oleh Kepala Biro SDM Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Dr. H. Wawan Djunaedi, M.A. “Perlu adanya penataan pustakawan di bawah Kemenag,” ujar Wawan dalam sambutannya. Jabatan fungsional dirumuskan oleh masing-masing pembinanya, dimana pustakawan mengikuti regulasi dari Perpustakaan Nasional. Selain itu Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A. juga berkesempatan menutup konferensi.

Rangkaian kegiatan APPTIS dimulai dengan Seminar Nasional menghadirkan narasumber Muhammad Aziz Hakim, M.H. (Kasubdit Ketenagaan Diktis Kemenag RI)  yang memaparkan materi tentang “Mengeja Masa Depan Pustakawan”. Narasumber lainnya, Yudho Widiatmono, S.Kom, dari Perpusnas RI memaparkan topik “Pembinaan Kompetensi Pustakawan Kemenag: Peningkatan Karir Pustakawan Kemenag dalam Menghadapi Perubahan Regulasi’. Kemudian dilanjutkan Workshop bertemakan “Representasi Pengetahuan dan Pengembangan Pustakawan” dengan narasumber tim Perpustakaan UIN Walisongo Semarang dan Tim Pengembang Maliki Encyclopedia dari UIN Maliki Malang, yang berbagi praktik terbaik (best practice) dalam transformasi digital perpustakaan dan penyebaran pengetahuan.

Penandatanganan perjanjian kerjasama terpadu dengan APPTIS menandai tonggak penting dalam penguatan sinergi antar-perpustakaan. Kerjasama ini mencakup peningkatan kualitas layanan perpustakaan, pertukaran sumber daya informasi, serta pengembangan program literasi bersama, sehingga diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi nyata di bidang kepustakawanan. Agenda evaluasi program dan rencana tindak lanjut menjadi acara penutup dari rangkaian kegiatan APPTIS tahun ini.      


Penulis : Khusnu Asirah

Edoitor  : Nani Nuryani