Logo UIN Gus Dur

PERPUSTAKAAN

UIN K.H. Abdurrahman Wahid

Pekalongan (29/10/2025) – Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan sukses menyelenggarakan acara Grand Final Pemilihan Duta Baca dan Duta Perpustakaan tahun 2025 dalam rangkaian kegiatan Seminar Penguatan Literasi pada

Rabu, 29 Oktober 2025 bertempat di Social Area perpustakaan lantai 1. Kegiatan ini mengusung tema “Perpustakaan Anti-Hoaks: Membangun Mahasiswa Cerdas Informasi di Era Digital”. Acara ini diikuti oleh 10 grand finalis yang merupakan mahasiswa dari berbagai program studi dan fakultas di UIN Gus Dur Pekalongan, serta dihadiri 50 orang dari tim perpustakaan, pimpinan fakultas, Duta Baca dan Duta Perpustakaan 2024, serta para mahasiswa yang memberikan dukungan serta motivasi. Grand finalis adalah lima besar terbaik dari 27 finalis, yaitu 12 finalis Duta Baca dan 15 finalis Duta Perpustakaan, yang sebelumnya telah melalui rangkaian tahap seleksi administrasi dan wawancara.

Dalam kegiatan ini, bertindak sebagai narasumber Seminar Penguatan Literasi sekaligus dewan juri Pemilihan Duta Baca dan Duta Perpustakaan tahun 2025 yaitu Indah Wijaya Antasari, S.Sos, M.I.Kom. (Kepala Perpustakaan UIN Prof.K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto), didampingi oleh Kepala Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan sendiri. Seminar Penguatan Literasi sekaligus Pemilihan Duta Baca dan Duta Perpustakaan ini sebagai upaya penguatan literasi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan layanan perpustakaan perguruan tinggi.

Acara dibuka dengan sambutan sekaligus laporan dari Kepala Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan, Hj. Junaeti, S.Sos, M.M. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim perpustakaan yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini serta kepada para finalis yang menunjukkan semangat dan kreativitas yang luar biasa dalam mempromosikan literasi di lingkungan kampus. “Pemilihan Duta Baca dan Duta Perpustakaan ini menjadi program penguatan literasi di kampus UIN Gus Dur Pekalongan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, namun juga sebagai wadah bagi mahasiswa untuk berperan aktif membangun budaya literasi,” tuturnya. Harapannya mahasiswa menjadi agen literasi yang tidak hanya gemar membaca saja, akan tetapi juga mampu menjadi agen penyebaran informasi yang beretika.  

Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, dalam sambutan yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. A.M. Muh. Khafidz Ma’sum, M.Ag. sekaligus membuka acara seminar dan grand final ini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pemilihan Duta Baca dan Duta Perpustakaan dalam rangka Penguatan Literasi di lingkungan kampus UIN Gus Dur Pekalongan. “Mahasiswa pada era digital saat ini harus lebih cerdas dalam memilah informasi agar tidak mudah terjebak dalam penyebaran informasi yang belum diketahui kebenarannya,” ungkapnya. Dengan tema kegiatan penguatan literasi kali ini, perpustakaan berupaya untuk menumbuhkan semangat literasi dan memperkuat peran mahasiswa menjadi generasi yang cerdas dan kritis dalam menghadapi tantangan era digital.   

Dalam seleksi tahap akhir ini, 10 grand finalis dihadapkan tantangan untuk mempresentasikan visi dan misi jika terpilih menjadi Duta Baca dan Duta Perpustakaan, dilanjutkan interview dengan dewan juri, serta ditutup dengan penampilan bakat dan minat. Para finalis dan peserta lain yang hadir pada acara ini juga memperoleh materi penguatan literasi dari narasumber. Melalui pemaparannya, Indah Wijaya Antasari menjelaskan tentang mahasiswa cerdas informasi di era digital serta bagaimana langkah strategis perpustakaan untuk membangun mahasiswa cerdas informasi sehingga perpustakaan nantinya dapat berperan nyata dalam mendukung peningkatan literasi di kampus.

Dari hasil penilaian dewan juri dengan menggabungkan seluruh rangkaian penilaian mulai seleksi administrasi, wawancara hingga grand final, terpilih para pemenang sebagai berikut:

Duta Baca Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan Tahun 2025:

Juara 1: Fadlilrahman Faza (Hukum Keluarga Islam - FASYA)

Juara 2: Inas Farrah Dina Noor (Pendidikan Agama Islam - FTIK)

Runner Up-1: Karimatan Nisa (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir - FUAD)

Duta Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan Tahun 2025:

Juara 1: Aryana Maula (Tadris Bahasa Indonesia – FTIK)

Juara 2: Irsyad Kama Fahreza (Pendidikan Agama Islam – FTIK)

Runner Up-1: Diva Salsabilla Aulia (Pendidikan Agama Islam – FTIK)

Para pemenang berhak mendapatkan sertifikat kejuaraan, souvenir, dan uang pembinaan, sedangkan Runner-Up 1 sekaligus dinobatkan sebagai Sahabat Perpustakaan tahun 2025. Adapun Duta Baca, Duta Perpustakaan, dan Sahabat Perpustakaan tahun 2025 terpilih akan menjalani tugas dan tanggung jawab sebagai volunteer Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selama periode satu tahun ke depan.


Penulis: Khusnu Asirah

Editor: Nani NuryaniÂ