
Pekalongan (18/11/2025) – Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan mengikuti Audit Re-sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 pada Selasa, 18 November 2025 bertempat di Ruang Seminar perpustakaan lantai 3. Rangkaian acara yang
berlangsung selama 17-19 November 2025 ini dilaksanakan UIN Gus Dur Pekalongan dalam rangka standarisasi peningkatan manajemen mutu kelembagaan. Hadir sebagai auditor untuk perpustakaan adalah Dr. Buyung Syukron, S.Ag, S.S, M.A. dari PT. Decra Group Indonesia, didampingi oleh tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).
Kepala Perpustakaan, Hj. Junaeti S.Sos, M.M, menyambut baik acara audit ini. Dalam sambutan, ia menjelaskan bahwa manajemen mutu perpustakaan mengacu pada keputusan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang berkaitan dengan ISO, kebijakan, dan sebagainya. “Perpustakaan berusaha semaksimal mungkin menjalankan kegiatan dan kinerja sesuai peraturan yang ada,” terang Junaeti. Harapannya, dengan adanya audit re-sertifikasi ini UIN Gus Dur Pekalongan dapat semakin meningkatkan kinerja dan layanan untuk seluruh sivitas akademika dan stakeholder. Â
Sementara itu, Dr. Buyung secara langsung melakukan pengecekan terhadap dokumen-dokumen perpustakaan yang berkaitan dengan ISO, sekaligus visitasi lapangan ke berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di perpustakaan. “Perlu diketahui bahwa proses audit re-sertifikasi ini sifatnya objektif, memastikan tugas sesuai dengan kriteria yang mencakup dan menyangkut tugas pokok serta eksistensi perpustakaan,” ungkapnya. Dr. Buyung juga menjelaskan proses evaluasi dari sistem manajemen perpustakaan bertujuan untuk memastikan bahwa perpustakaan melakukan layanan terhadap pengguna dengan benar sesuai regulator kebijakan dan kriteria yang telah dirumuskan. Dengan melihat proses evaluasi dari sistem manajemen yang digunakan secara periodik oleh perpustakaan selama memberikan layanan kepada publik, auditor dapat membantu mengidentifikasi wilayah mana saja dan potensi apa saja yang memungkinkan perpustakaan melakukan improvisasi untuk peningkatan mutu perpustakaan ke depannya.  Â

Sertifikasi ISO menggunakan standar internasional yang diterapkan di UIN Gus Dur Pekalongan menjadi indikator yang berorientasi pada sistem manajemen mutu dan sistem manajemen organisasi pendidikan. Dengan adanya sertifikasi ISO dapat menjadi bukti bahwa suatu perguruan tinggi memiliki standar internasional. Perpustakaan sebagai unit pelaksana teknis menjadi bagian tak terpisahkan dari lembaganya, yang juga perlu dipastikan berjalannya organisasi dan layanan dengan baik.
Penulis: Khusnu Asirah
Editor: Nani Nuryani