
Pekalongan (05/12/2025) – Dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) ke-1 Komunitas Gus Dur Muda Membaca (KGMM) yang jatuh pada tanggal 28 November 2025, KGMM menggelar acara Harlah dan Pengukuhan Pengurus KGMM periode 2025/2026. Kegiatan komunitas
baca yang diinisiasi oleh Duta Baca dan Sahabat Perpustakaan 2024 ini dilaksanakan pada Jum’at, 5 Desember 2025 di Social Area perpustakaan lantai 1, dihadiri oleh Pembina KGMM, Khusnu Asirah, S.I.Pust. (Pustakawan) dan Ridho Aji Anggana, S.I.Pust. (Pustakawan), serta 24 orang anggota komunitas. Dengan tema “Bergerak, Membaca, dan Berkarya untuk Kemanusiaan”, acara kali ini sekaligus dimanfaatkan untuk kegiatan Workshop Kreasi Paper Cut dengan narasumber Sakhat Maulidah (Sahabat Perpustakaan 2024). Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menyampaikan Laporan Pertanggung-Jawaban (LPJ) Pengurus KGMM periode 2024/2025 yang telah selesai melaksanakan tugasnya selama satu tahun masa kepengurusan.            Â
Kepala Perpustakaan, Hj. Junaeti, S.Sos, M.M, dalam sambutan yang diwakili oleh Pembina KGMM, menyampaikan apresiasi kepada Duta Baca 2024, Muhammad Khoiru Royyan (mahasiswa HTN, FASYA) dan Lia Afiana (mahasiswa KPI, FUAD), Sahabat Perpustakaan 2024, Sakhat Maulidah (mahasiswa MPAI, Pascasarjana), serta teman-teman pengurus dan anggota KGMM yang telah berkontribusi selama satu periode ini. “Selamat milad pertama untuk Komunitas Gus Dur Muda Membaca! Semoga komunitas ini selalu diberkahi kekuatan, konsistensi, dan kebermanfaatan untuk banyak orang,” ucap Ridho Aji, mengutip isi teks sambutan. Pada momentum istimewa ini, estafet perjuangan literasi yang telah dimulai diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh Duta Baca dan Sahabat Perpustakaan berikutnya. Harapan Kepala Perpustakaan untuk KGMM ke depan dapat semakin tumbuh menjadi wadah yang inklusif, inspiratif, dan berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya membaca serta menghidupkan pemikiran Gus Dur di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Duta Baca dan Sahabat Perpustakaan 2024 sekaligus sebagai Pengurus KGMM periode 2024/2025 yang diwakili oleh Lia Afiana. Lia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan, sehingga komunitas baca yang ada di UIN Gus Dur Pekalongan dapat terus tumbuh sebagai ruang aman, inklusif, dan produktif bagi siapapun yang ingin belajar dan mengembangkan diri dalam dunia literasi. “Ke depan, kami berkomitmen memperluas program, meningkatkan kualitas kegiatan, dan membuka lebih banyak ruang kontribusi bagi masyarakat,” imbuhnya. LPJ dinilai sebagai bentuk komitmen untuk menjaga transparansi dan melakukan refleksi perjalanan komunitas dalam memperkuat tradisi literasi.
Inti acara harlah yaitu saat serah terima Pengurus KGMM periode 2024/2025 (lama) kepada Pengurus KGMM periode 2025/2026 (baru). Serah terima diwakili oleh Duta Baca dan Sahabat Perpustakaan 2024 kepada Duta Baca 2025, Fadlilrahman Faza (mahasiswa HKI, FASYA) dan Inas Farrah Dina Noor (mahasiswa PAI, FTIK), serta Sahabat Perpustakaan 2025, Karimatan Nisa (mahasiswa IAT, FUAD). Kemudian dilakukan pemotongan tumpeng harlah sebagai tanda diperingatinya hari lahir KGMM ke-1. Pengukuhan Pengurus KGMM periode 2025/2026 oleh Kepala Perpustakaan diwakili Pembina KGMM, diperoleh 16 orang mahasiswa dari berbagai program studi dan fakultas dari hasil perekrutan.

Kegiatan diakhiri dengan workshop kreasi paper cut, yaitu seni memotong kertas untuk menciptakan pola, gambar, dan desain dua dimensi yang kompleks dan estetik. Peserta menggunakan media surat kabar dan majalah bekas yang diubah menjadi hasil karya berupa hiasan dinding. Selanjutnya hasil karya peserta disajikan di papan majalah dinding (mading) Perpustakaan UIN Gus Dur.
Melalui berbagai kegiatan KGMM, banyak pembelajaran berharga yang diperoleh mahasiswa anggota komunitas, baik diskusi buku, bedah buku, belajar mereview dan merekomendasikan buku bacaan, maupun kegiatan pelatihan literasi lainnya. KGMM dirasa membawa energi baru bagi gerakan membaca di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan. Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan berharap keberadaan komunitas ini akan terus menjadi ruang belajar, berdiskusi, dan menebarkan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, serta kearifan lokal yang selalu menjadi teladan Gus Dur. Aktivitas komunitas baca di kampus dipandang sebagai langkah kecil yang memiliki peran penting dalam menanamkan budaya berpikir kritis, toleran, dan terbuka sebagaimana nilai-nilai yang diwariskan oleh K.H. Abdurrahman Wahid.
Penulis : Khusnu Asirah
Editor : Nani Nuryani