
Pekalongan (31/12/2025) – Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Perpustakaan dalam rangka evaluasi kinerja tahun 2025 dan persiapan kinerja tahun 2026 pada Senin-Rabu, 29-31 Desember 2025 di
Ruang Seminar Perpustakaan lantai 3. Acara yang dipimpin langsung oleh kepala perpustakaan ini dihadiri oleh seluruh tim perpustakaan sebanyak 23 orang. Maksud dan tujuan dari Raker Perpustakaan diantaranya untuk mengevaluasi kinerja selama tahun 2025, merencanakan kinerja yang akan dilakukan di tahun 2026, dan menyusun rencana strategi untuk peningkatan kinerja agar lebih baik lagi.
Acara dibuka dengan sambutan dan pengarahan dari Kepala Perpustakaan, Hj. Junaeti, S.Sos, M.M. yang menjelaskan bahwa forum Raker dapat dimanfaatkan seluruh tim perpustakaan untuk menyampaikan pendapat berupa ide, kritik, atau saran yang akan dibahas bersama untuk kemajuan perpustakaan ke depan. “Banyak terobosan baru dan kreativitas dari teman-teman semua selama tahun 2025. Di Raker ini, kita evaluasi bersama barangkali ada titik temu untuk mengatasi permasalahan yang belum selesai, baik terkait sarpras, koleksi, dan layanan,” terangnya. Selain itu, perpustakaan juga harus segera memulai persiapan untuk memenuhi instrumen akreditasi dalam rangka menyongsong re-akreditasi perpustakaan yang akan datang. Junaeti berharap perpustakaan pada tahun 2026 nanti dapat semakin semarak dengan banyaknya kegiatan yang akan bermanfaat untuk sivitas akademika UIN Gus Dur Pekalongan.
Dalam tiga hari pelaksanaan Raker, perpustakaan menuntaskan beberapa agenda seperti pemaparan laporan disertai evaluasi kinerja tahun 2025 dan pembahasan rencana implementasi program kerja tahun 2026 pada hari pertama, pembahasan peraturan perpustakaan pada hari ke dua, serta pembahasan Rencana Strategis (Renstra) Perpustakaan pada hari ke tiga. Penyusunan Renstra Perpustakaan merupakan turunan dari Renstra Institusi dan berbasis pada Perjanjian Kinerja (Perkin) perpustakaan dengan rektor. Hasil Focus Group Discussion (FGD) perpustakaan yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan menghadirkan pimpinan dan sivitas akademika dari fakultas/program studi, unit, lembaga, dan perwakilan mahasiswa juga menjadi masukan dalam memenuhi kebutuhan pemustaka. Pembahasan standar akreditasi perpustakaan yang baru dengan enam komponen akreditasi juga menjadi dasar dalam pembaruan Renstra Perpustakaan.

Kegiatan Raker Perpustakaan ditutup dengan pemaparan analisis SWOT dari tim perpustakaan terkait pemenuhan enam komponen akreditasi perpustakaan, meliputi koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, serta penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan. Dengan adanya kegiatan Raker ini, diharapkan kinerja perpustakaan dapat lebih baik lagi di tahun 2026. Selain itu, harapan dapat terpenuhinya anggaran akan semakin memperkuat perpustakaan dalam mengimplementasikan program kerja untuk memenuhi kebutuhan sivitas akademika.
Penulis: Khusnu Asirah
Editor: Nani Nuryani